Aplikasi desktop lintas platform (GUI-based) untuk menjalankan Batch Clone dan Auto-Pull massal ratusan repositori GitLab secara serempak.
GLRC dibangun khusus untuk Software Engineer dan tim DevOps yang harus meng-handle banyak repositori GitLab lokal (arsitektur Microservices). Daripada harus membuka terminal dan mengetik git clone atau git pull secara manual per folder, GLRC menghadirkan UI dashboard sederhana untuk mengatur sinkronisasi kode dalam satu ritme (Batch Execution).
- 🚀 Asynchronous Batch Execution: Memanfaatkan Threading untuk memproses clone/pull puluhan repositori secara paralel tanpa bikin UI nge-freeze. Kinerja bandwidth koneksi akan dimaksimalkan penuh.
- 🛡️ OS Native Keystore (Vault Integration): Token API GitLab (PAT) Anda tidak disimpan di file sembarangan. GLRC langsung menyuntikkannya ke dalam pengelola kredensial bawaan (Windows Credential Manager, Linux Secret Service, macOS Keychain).
- 🤖 State-Aware Git Operations (Auto-Pull): GLRC cukup cerdas mengetahui apakah sebuah folder/repo sudah terinstal. Jika belum, ia melakukan
git clone. Jika foler.gitsudah ada, GLRC otomatis nge-switch mode menjadigit pull --ff-onlyuntuk update kode terbaru. - 🎒 JSON Workspace Export: Simpan list repositori yang sudah di-checklist menjadi file Workspace berformat
.jsonagar praktis dibagikan ke anggota tim untuk standardisasi folder kerja. - 🌐 Agnostic URL Mode: Mendukung injeksi link HTTPS konvensional maupun lewat SSH (syarat: ssh-agent sudah terkonfigurasi pada mesin Anda).
- GitLab URI: Masukkan URL GitLab server perusahaan/pribadi Anda (Contoh:
https://gitlab.comatauhttps://gitlab.kantor-anda.com). - Personal Access Token (PAT): Jangan gunakan password aslinya! Generate PAT baru di menu Preferences > Access Tokens akun GitLab dengan akses (scope)
apidanread_repository.
- Target Folder: Tentukan path destinasi absolut (Contoh:
D:\Workspaces\Backend). - Filter Repositori: Tarik list repo dari server dan filter berdasarkan kata kunci/nama regex.
- Eksekusi: Centang repo yang diinginkan, pilih target Branch, lalu hantam tombol Execute. Pantau log eksekusinya langsung melalui antarmuka konsol bawaan.
Jika Anda developer Python dan ingin merombak fitur aplikasi ini secara lokal:
Prerequisites:
- Python versi 3.10+
- Git terinstall (environment variables
PATHGit sudah valid)
# 1. Clone source code
git clone https://github.com/aryajava/glrc.git
cd glrc
# 2. Setup Virtual Environment (Venv)
python -m venv .venv
# [Windows]
.venv\Scripts\activate
# [Unix/macOS]
source .venv/bin/activate
# 3. Install dependencies
pip install -r requirements.txt
# 4. Jalankan aplikasi GUI
python main.pyProses build menjadi Standalone Executable ditenagai oleh mesin PyInstaller. Semua hasil biner (File .exe / Unix Binary) akan terlempar ke dalam direktori /dist/.
Build di atas OS Windows:
build.bat # Build biner untuk bahasa EN dan ID sekaligus
build.bat id # Hanya build versi IDBuild di atas Linux/macOS:
./build.sh # Build untuk EN dan ID sekaligus
./build.sh en # Hanya build versi ENSilakan merujuk ke dokumen di bawah sebelum melakukan Pull Request atau menambah arsitektur kode ke dalam repositori ini:
- 📖 Aturan Kontribusi & Pull Request (CONTRIBUTING.md)
- 🛡️ Kebijakan Keamanan Kredensial (SECURITY.md)
- 🗺️ Struktur Arsitektur Projek (STRUCTURE.md)
Perangkat lunak ini didistribusikan di bawah payung MIT License. Bebas komersialisasi dan pendistribusian terbuka.